Berita
Perkuat Pengawasan, Lapas Gladakan Gelar Rapat Penertiban Barang dan Fasilitas Kamar Hunian
Kewaspadaan menjadi garis pertama dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Gladakan menggelar rapat penegasan...

Kewaspadaan menjadi garis pertama dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Gladakan menggelar rapat penegasan pengawasan dan penertiban barang serta fasilitas pada kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Senin (28/09).
Setiap celah perlu diperiksa agar potensi gangguan tidak berkembang menjadi masalah. Kegiatan berlangsung di ruang rapat Lapas Gladakan dan dipimpin langsung oleh Kepala Lapas, Mathrios Hutasoit, serta diikuti seluruh jajaran pejabat struktural. Rapat tersebut membahas langkah penguatan pengawasan terhadap berbagai barang, fasilitas, instalasi, dan perlengkapan yang terdapat di blok maupun kamar hunian WBP. Penertiban dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan seluruh fasilitas yang berada di area hunian sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pengalaman menjadi cermin untuk memperkuat langkah ke depan. Pembahasan dalam rapat juga menindaklanjuti kejadian gangguan keamanan dan ketertiban yang pernah terjadi di lingkungan pemasyarakatan. Hal tersebut menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kewaspadaan serta mencegah munculnya penyimpangan serupa di lingkungan Lapas Gladakan.
Jajaran Lapas Gladakan diarahkan untuk melakukan pemeriksaan dan pembersihan secara menyeluruh terhadap barang maupun fasilitas yang berpotensi tidak sesuai peruntukan, termasuk instalasi dan perlengkapan yang terdapat di kamar hunian WBP. Seluruh pejabat struktural diarahkan untuk memastikan pelaksanaan pengawasan, pemeriksaan, dan penertiban berjalan secara konsisten sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.
“Mari kita jaga nama baik Lapas kita dengan tetap melakukan penertiban secara berkala untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Cegah segala bentuk barang terlarang masuk blok warga binaan, baik itu alat elektronik, senjata tajam, dan obat-obatan terlarang,” tegas Mathrios.
Pengawasan tidak hanya melihat apa yang tampak, tetapi juga memastikan setiap fasilitas berada pada tempat dan fungsi yang semestinya. Rapat ini diharapkan menjadi penguatan bagi seluruh jajaran dalam melaksanakan pengawasan secara berkelanjutan serta mencegah terjadinya penyimpangan serupa pada Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan, sehingga keamanan dan ketertiban di Lapas Gladakan dapat terus terpelihara.



